RANCANG BANGUN ALAT SMART NOTIFIKASI KEBAKARAN BERBASISI LORA GATEWAY UNTUK TUNARUNGU
Keywords:
Blynk, ESP32, LoRa, TunarunguAbstract
Kebakaran merupakan bencana yang kerap terjadi di lingkungan permukiman dan fasilitas pendidikan serta berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian material. Bagi penyandang tunarungu, peringatan berbasis suara kurang efektif, sehingga diperlukan sistem peringatan dini yang menekankan notifikasi visual secara cepat dan andal. Penelitian ini merancang dan membangun prototipe sistem notifikasi kebakaran cerdas berbasis LoRa Gateway bagi tunarungu dengan studi kasus di SLB-B GMIM Damai Tomohon. Sistem terdiri atas end node sensor, gateway, dan end node alarm, serta end node tombol sebagai pemicu manual. End node sensor menggunakan ESP32 yang terhubung dengan DHT11 (suhu), MQ-2 (gas/asap), dan KY-026 (api). Data diolah untuk menentukan status aman/kebakaran, dikemas dalam format JSON, lalu dikirim melalui modul LoRa E220-400T22 ke gateway. Gateway berbasis ESP32 menampilkan informasi pada LCD 16×2, mengirim data pemantauan ke platform Blynk melalui Wi‑Fi, serta meneruskan perintah aktivasi ke end node alarm. Notifikasi utama diberikan melalui lampu alarm berkedip, disertai buzzer sebagai indikator tambahan, dengan penguatan beban menggunakan MOSFET IRF520. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian fungsional. Uji komunikasi LoRa menunjukkan bahwa pada kondisi terhalang tembok, transmisi data masih andal hingga 31 m, sedangkan pada jarak lebih dari 45 m komunikasi tidak lagi berhasil. Pada kondisi tanpa halangan, komunikasi tetap andal hingga 120 m dan mulai tidak stabil hingga gagal pada jarak lebih dari 150 m. Dashboard Blynk dapat menampilkan suhu, konsentrasi asap (ppm), indikator api, serta status sistem secara real time. Prototipe yang dirancang mampu meningkatkan aksesibilitas peringatan kebakaran bagi tunarungu dan mempercepat respons darurat di lingkungan sekolah.