PENGARUH CAMPURAN SODIUM SILIKAT DAN SODIUM HIDROKSIDA TERHADAP KUAT TEKAN PADA GEOPOLIMER MORTAR BERBAHAN DASAR ABU TERBANG

Authors

  • Yohana Titirloloby Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Katolik De La Salle Manado
  • Fenny Moniaga Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Katolik De La Salle Manado

Keywords:

Abu Terang, Geopolymer Mortar, Kuat Tekan

Abstract

Dalam bidang rekayasa diantaranya dalam hal penggunaan bahan material jenis fly ash sebagai pengganti semen. Pembuatan mortar geopolimer biasanya dilakukan dengan menggunakan fly ash sebagai bahan baku utamanya. Namun fly ash tidak mampu mengalami proses perbaikan seperti kemampuan pengikatan semen, sehingga diperlukan bahan kimia seperti penggunaan campuran aktivator alkali seperti semen silikat, natrium dan natrium hidroksida untuk memudahkan proses polimerisasi. Geopolymer mortar adalah jenis mortar yang digunakan dalam konstruksi dan pekerjaan bangunan. Geopolymer biasanya terbentuk dan mengaktifkan bahan aliminosilikat, seperti abu terbang, slag, atau tanah liat alami, dengan aktivator alkali. Ini menghasilkan reaksi kimia yang membentuk bahan pengikat padat dan tahan lama untuk aplikasi konstruksi. variable pada penelitian ini adalah penggunaan fly ash pengganti semen. Sebagai langka akhir penelitian berupa pengujian uji silender yakni uji tekan sampel yang disiapkan sebanyak 3 sampel silinder dengan ukuran 10 x 20 cm yang akan di uji pada umur 28 hari dengan 3 variasi yang di rencanakan dengan persiapan 1 set alat pengujian praktikum beton. Dari hasil Pengujian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa semakin tinggi campuran alkali aktivatornya akan sangat berpengaruh dapat dilihat dengan nilai kuat tekannya, kuat tekan geopolymer mortar  diperoleh hasil dari 3 benda uji pada umur 21 hari didapat nilai sebesar 3,099 kg/cm³ pada campuran sodium silikat dan sodium hidroksida 1:1 dengan besaran  molaritas 8 mol, komposisi campuran abu terbang 90 % dan kuat tekan geopolymer mortar  sebesar 4,656 kg/cm³ pada campuran sodium silikat dan sodium hidroksida 1:1 dengan besaran  molaritas 8 mol, komposisi campuran abu terbang 70 %.

Downloads

Published

2023-10-31

Issue

Section

Articles