ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PEMBANGUNAN PUSKESMAS AERTEMBAGA KOTA BITUNG

Authors

  • Semmy S. W. Rumampuk Program Studi Teknik Sipil, Universitas Kristen Indonesia Tomohon

DOI:

https://doi.org/10.52159/realtech.v15i2.52

Keywords:

Manajemen, Proyek, Konstruksi, SPSS

Abstract

Estimasi waktu dalam perencanaan proyek konstruksi akan sangat mempengaruhi biaya atau mutu proyek konstruksi tersebut. Salah satu hasil dari kesalahan melakukan estimasi waktu proyek konstruksi dalam tahap perencanaan yaitu terjadinya keterlambatan. Begitu juga pada tahap pelaksanaan konstruksi, walaupun sudah melakukan estimasi waktu yang benar namun jika terdapat manajemen yang tidak tepat untuk bahan material, tenaga kerja, peralatan, keuangan dan lingkungan yang tidak mendukung dapat membuat terhambatnya pelaksanaan proyek dan secara pasti mengakibatkan keterlambatan proyek. Manajemen konstruksi memiliki ruang lingkup yang cukup luas, karena mencakup tahap kegiatan sejak awal pelaksanaan pekerjaan sampai dengan akhir pelaksanaan yang berupa hasil pembangunan. Tahap kegiatan tersebut pada umumnya dibagi menjadi empat tahap yaitu perencanaan (planning),
pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (Actualing), dan pengawasan (Controlling). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu mengumpulkan data-data proyek kemudian di olah untuk mencari atau mendapatkan berapa besar faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan pekerjaan dan kerugian perusahaan konstruksi dalam pelaksanaan proyek pembangunan
puskesmas Aertembaga kota Bitung. Analisis data menggunakan metode SPSS dan untuk metode pengujian data menggunakan
analisa responden, analisa rangking dan analisa deskriptif. Hasil analisis data-data di proyek pembangunan puskesmas
Aertembaga kota Bitung terdapat banyak faktor yang mempengaruhi terhambatnya pelaksanaan proyek. Secara keseluruhan diambil data lima terbesar di dapat dari urutan rangking yaitu, kekurangan bahan konstruksi, ketersedian keuangan selama pelaksanaan, keterlambatan proses pembayaran oleh owner, kesalahan desain yang dibuat oleh perencana dan kerusakan peralatan. Dengan bantuan program statistik SPSS data-data di olah sehingga mendapatkan faktor-faktor yang paling mempengaruhi terhambatnya proyek konstruksi. Faktor-faktor yang paling mempengaruhi tersebut di analisa secara deskriptif untuk mendapatkan alternatif sebagai penyelesaian keterlambatan proyek serta dapat dijadikan sebagai tindakan koreksi.

Downloads

Published

2019-10-31

Issue

Section

Articles